Thursday, October 30, 2008

Yudisium teman, goban, perjalanan mencari printer warna

Wah, sepertinya hari ini banyak sekali kejadian di kesibukkan hari-hariku.
Hari ini adalah hari yudisium teman-temanku.
Jikalau aku lulus di sidang kemaren, pasti aku ikut yudisium bersama mereka hari ini. Aku ucapkan selamat kepada teman-temanku yang telah mendahuluiku mendapatkan gelar sarjana teknik. Tapi tak apa, sobat aku akan segera menyusul kalian ;)
Selain itu, hari ini adalah hari kesialanku.
Pasalnya seperti ini. Bosku memberikan uang untuk disetor ke rekening lain. Setelah aku menerimanya, aku menghitung uang tersebut dan hasilnya pas. Namun setelah kubawa ke bank untuk disetor ternyata kurang selembar uang Rp 50rb. Waduh, pusing tujuh keliling.
Kemana kira-kira hilangnya uang itu. Masa' sih bisa hilang selembar padahal aku telah menghitung dan hasilnya pas?! Apalagi uang itu baru saja diambil bosku di bank, mana mungkin bisa kurang selembar?! Dengan terpaksa akhirnya aku harus mengganti uang itu dengan uang pribadiku.
Huhuuhu...
"Wahai, goban. Di manakah engkau? Kenapa engkau tega meninggalkan kumpulan teman-teman gobanmu yang lain?"
Huhuhuhuhuhu....
Setelah mengalami masa-masa pahit itu, aku pun harus mencari printer yang bisa mengprint warna. Ini soal kerjaan di kantor. Di kantor juga ga ada printer warna, yang ada cuma laserjet B/W. Sudah dari kemaren aku mencarinya. Di percetakan Serelo ada tapi dia ga bisa membuka program Adobe Reader, karena filenya dalam format pdf. Di rental-rental yang lain ga bisa ngprint warna lah, ga ada antivirus lah. Wadoeh-wadoeh ternyata susah juga mencari tempat untuk ngprint warna. Di rumahku juga lagi kehabisan tinta warna.
Akhirnya pada hari ini kutemukan juga rental yang dapat mencetak file warna. Kucari tempat itu bersama sepupuku, Theng2, ce2nya Hung2 yang sebelumnya pernah aku ceritakan di sini.
Kami mengelilingi sekitaran Triguna. Akhirnya ketemu juga warnet Palembang.net setelah kami kunjungi warnet Triagung yang mengatakan tidak ada tinta warna. Di Palembang. net ini akhirnya aku mengeprint file tersebut. Padahal file yang mo diprint cuma 1 ngprintnya penuh perjuangan yang minta ampun.
Tapi huh... lega juga setelah tugasku selesai.
Memang hidup ini penuh pengorbanan ;)

No comments:

Post a Comment